BANDAR LAMPUNG – Setelah 19 tahun menunggu, SDN 1 Way Gubak akhirnya mendapatkan program revitalisasi. Bantuan senilai Rp1,085 miliar ini menjadi angin segar bagi siswa dan warga sekolah yang selama ini belajar dalam kondisi memprihatinkan.
Kepala SDN 1 Way Gubak, Rihanto menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Sangat bersyukur. Dari terakhir pembangunan itu di 2007. Ada yang sempat melambat, beberapa kelas kayunya hampir keropos, sudah mau ambruk 1 kelas,” ujar Rihanto.
Program revitalisasi ini mencakup pembangunan 1 ruang kelas baru,dan 1 ruang UKS. Selain itu dilakukan rehab beberapa ruang kelas, rehab 2 kamar mandi, pembuatan sumur bor, serta penataan lingkungan sekolah. Sumur bor menjadi bagian penting dalam penataan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Menariknya, seluruh pengerjaan dilakukan secara swakelola, Warga sekitar dan wali murid bahu-membahu ikut terlibat dalam pembangunan.
“Yang bekerja ya warga sekitar termasuk wali murid. Kita kerjakan bersama karena ini demi anak-anak kita,” kata Rihanto.
Meski dengan fasilitas terbatas, semangat belajar siswa tetap tinggi. Rihanto berharap dengan adanya ruang kelas baru dan tampilan sekolah yang lebih baik, motivasi belajar anak-anak akan semakin meningkat.
“Anak-anak dengan kondisi keterbatasan kita aja semangatnya itu. Apalagi nanti sudah ada ruang kelas baru dengan tampilan baru, lebih semangat lagi untuk belajar,” pungkasnya.
Pihak sekolah berharap revitalisasi ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa SDN 1 Way Gubak.(Red)
