Bandar Lampung — Media Viral Nusantara secara resmi mengumumkan perubahan naungan perusahaan sebagai langkah strategis dalam memperkuat legalitas, menjaga keamanan administrasi, serta mencegah potensi penyalahgunaan identitas media.
Kebijakan tersebut diambil menyusul hilangnya perangkat laptop perusahaan pada “4 Mei 2026” yang dikhawatirkan dapat berdampak terhadap keamanan data dan dokumen internal perusahaan.
Dalam pemberitahuan resmi yang disampaikan kepada seluruh anggota wartawan, instansi pemerintah, sektor swasta, serta aparat penegak hukum di seluruh Indonesia, manajemen menegaskan bahwa Media Viral Nusantara yang sebelumnya berada di bawah naungan “PT Mari Menuju Mapan (M3)”, kini resmi beralih menjadi di bawah naungan PT Mangku Jaya Abadi.
Perubahan legalitas tersebut mulai berlaku efektif pada 2 Juli 2026.
Direktur Utama Media Viral Nusantara, M.Hairul Amri, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga profesionalisme serta memastikan seluruh aktivitas jurnalistik berjalan sesuai ketentuan dan identitas perusahaan yang sah.
“Perubahan ini dilakukan demi kebaikan bersama dan untuk mengantisipasi segala bentuk penyalahgunaan identitas media maupun perusahaan,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, seluruh anggota wartawan diwajibkan untuk segera melakukan pendataan ulang dan penggantian “Kartu Tanda Anggota (KTA)” ke model terbaru.
Manajemen memberikan waktu “maksimal satu minggu” sejak pemberitahuan diberlakukan untuk menyelesaikan proses administrasi tersebut.
Perusahaan juga menegaskan bahwa “KTA model lama secara otomatis dinyatakan tidak berlaku” apabila tidak dilakukan pembaruan sesuai tenggat yang telah ditetapkan.
Apabila setelah masa transisi berakhir masih terdapat penggunaan identitas lama dalam kegiatan peliputan maupun aktivitas jurnalistik lainnya, maka seluruh konsekuensi hukum maupun administratif menjadi tanggung jawab pribadi pihak yang menggunakan.
Melalui kebijakan ini, Media Viral Nusantara berharap seluruh jajaran wartawan dapat segera melakukan penyesuaian administrasi demi menjaga kredibilitas, profesionalisme, serta keamanan identitas perusahaan di masa mendatang.
Direktur Utama
Media Viral Nusantara
M. Hairul Amri
