BANDAR LAMPUNG — Majelis Iqomah Nusantara Bandar Lampung menggelar touring religi ketiga pada 21–25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Haul, Maulid Nabi Muhammad SAW dan Manaqib Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani Qs serta mempererat silaturahmi antar ikhwan seluruh indonesia dan luar negeri.
Rombongan berangkat dari Lampung menuju DPP Iqomah Nusantara Pontren Azzainiyyah Sukabumi Jawa Barat dilanjutkan ke Pontren Suryalaya Tasikmalaya dan makam ulama di Jawa Barat serta Banten. Rangkaian kegiatan meliputi menghadiri Haul ke-11 Pangersa Uwa KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab RA di Sukabumi, Jawa Barat; perjalanan ke kawasan Puncak; kunjungan ke Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya; manaqib dan ziarah ke makam mursyid TQN PP Suryalaya Tasikmalaya, Sayyidi Syeikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin RA atau Pangersa Abah Anom; serta ziarah ke makam Syekh Maulana Hasanuddin Sultan Banten.
Ketua Umum DPC Iqomah Nusantara Bandar Lampung, Ustadz Andry Prasetyo Soedikromo, CPL, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda ziarah dan silaturahmi tahunan saja, tetapi juga sarana memaknai Maulid Nabi melalui dzikir, shalawat, dan pembinaan spiritual umat.
“Memaknai Maulid Nabi bukan hanya dengan mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita memperbanyak dzikir dan shalawat untuk memohon keselamatan umat, khususnya masyarakat Bandar Lampung, Lampung secara umum, dan Indonesia agar tetap semangat membangkitkan qalbu dengan dzikrullah yang bermetoda (thoriqoh) mengikuti jejak kanjeng nabi muhammad saw,” ujar Ustsdz Andry di sela-sela perjalanan.
Menurut Ustadz Andry, bangsa Indonesia tengah berproses menuju cita-cita Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Karena itu, diperlukan sinergi berbagai elemen masyarakat untuk membangun kebangkitan qalbu umat.
“Kita mesti bersinergi untuk menyikapi kebangkitan qalbu umat melalui thariqah mu’tabarah dengan pengamalan dzikir yang berpijak pada tilawah Al-Qur’an, tazkiyatun nafs, dan ta’lim. Semangat ini sekurang-kurangnya harus hidup di setiap qoryah atau wilayah, khususnya di Bandar Lampung,” katanya.
Sekretaris Umum DPC Iqomah Nusantara Bandar Lampung, Ustadz Usman Ahmad Wardana, S.Pd.I, mengatakan touring religi tersebut merupakan agenda tahunan.
“Kegiatan ini memang setiap tahun kami laksanakan sebagai sarana mengamalkan amaliyyah ,mempererat silaturahmi jamaah sekaligus menguatkan hittoh thariqah Qodiriyyah wa Naqsyabandiyah dengan pengamalan yang berpusat di Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, dengan guru mursyid Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin yang dikenal sebagai Pangersa Abah Anom,” jelasnya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi ulama dan umara dalam membangun kehidupan umat.
“Semangatnya adalah mewujudkan izzul Islam wal Muslimin: bersatu dalam aqidah, berjamaah dalam ibadah, toleransi dalam khilafiyah, dan bekerja sama dalam dakwah,” ujar Usman.
Wakil Ketua I DPC Iqomah Nusantara Bandar Lampung, Hermawan, turut mengikuti kegiatan tersebut. Hermawan juga menjabat Ketua Umum DPP Advokat Bela Rakyat Indonesia (ABR Indonesia).
Hermawan mengatakan perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas diri.
“Alhamdulillah, rasa syukur yang tak terhingga. Perjalanan ini bukan hanya perjalanan religi biasa, tetapi menjadi ruang untuk terus melakukan perbaikan dalam hidup. Saya sangat menikmati setiap proses perjalanan, silaturahmi, ziarah, dzikir dan pembelajaran spiritual yang kami jalani,” ungkap Hermawan.
Ia menilai Majelis Iqomah Nusantara berperan sebagai wadah silaturahmi dan pemersatu umat.
“Bagi saya, Iqomah Nusantara bukan sekadar majelis, melainkan media pemersatu umat dalam dakwah yang profesional dan komprehensif. Semangatnya adalah menghadirkan dakwah yang menyejukkan, memperkuat persaudaraan, dan mendorong umat untuk terus berbuat baik bagi masyarakat dan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, meningkatkan dzikir dan shalawat, serta mempererat ukhuwah di antara jamaah.(Investigasi™)
