BANDAR LAMPUNG – Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai salah satu indikator utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, berbagai program peningkatan mutu pendidikan berhasil mendorong prestasi sekolah-sekolah di Lampung, termasuk SMAN 12 Bandar Lampung.
Pada tahun akademik 2026, SMAN 12 Bandar Lampung mencatat prestasi membanggakan dengan meloloskan 243 siswa ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia serta 1 siswa diterima di Fakultas Kedokteran University of Melbourne, Australia, sehingga total terdapat 244 siswa yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Thomas Amirico menegaskan bahwa transformasi pendidikan di Provinsi Lampung tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, Pemprov Lampung terus memperkuat berbagai program pendidikan formal maupun nonformal, termasuk melalui PKBM dan SMA Terbuka, guna menekan angka putus sekolah dan memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan yang layak. Ia juga menilai peran kepala sekolah sangat penting sebagai motor penggerak inovasi dan peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.
Hasil dari berbagai upaya tersebut terlihat dari capaian SMAN 12 Bandar Lampung yang berhasil meraih peringkat ketiga sekolah negeri dengan jumlah siswa terbanyak diterima di PTN se-Kota Bandar Lampung. Posisi tersebut menjadi pencapaian signifikan karena mampu melampaui sejumlah sekolah negeri yang selama ini dikenal sebagai sekolah unggulan.
Tak hanya itu, dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, SMAN 12 Bandar Lampung juga berhasil menempati peringkat keempat sekolah negeri di Kota Bandar Lampung dengan jumlah 90 siswa lolos SNBT.
Kepala SMAN 12 Bandar Lampung, Tety Efently Daulay, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, hasil pemetaan kelulusan menempatkan sekolah kami di peringkat ketiga tingkat Kota Bandar Lampung untuk jumlah siswa yang diterima di PTN. Ini menjadi motivasi besar bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Menurut Tety, keberhasilan tersebut tidak hanya ditopang oleh pembinaan akademik yang intensif, tetapi juga penguatan pendidikan karakter yang menjadi salah satu fokus utama sekolah.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah “Lampung Mengaji”, yang dipadukan dengan pembiasaan ibadah bagi peserta didik. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, siswa muslim dibiasakan melaksanakan Salat Duha, Zuhur, dan Asar berjamaah dengan pengawasan guru piket melalui sistem kartu kontrol disiplin.
Sementara itu, siswa nonmuslim tetap mendapatkan pembinaan keagamaan yang dibimbing langsung oleh guru agama masing-masing secara terjadwal dan berkelanjutan.
Selain pembinaan karakter dan keagamaan, SMAN 12 Bandar Lampung juga mengembangkan program ketahanan pangan berbasis sekolah. Melalui program ini, setiap siswa terlibat dalam kegiatan produktif seperti menanam sayuran, membudidayakan ikan, serta memelihara ternak.
Hasil panen kemudian disalurkan ke SPPG Sukarame dan sebagian dimanfaatkan dalam program makan bergizi di lingkungan sekolah. Program tersebut diharapkan mampu membangun karakter mandiri, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan sejak dini.
Ke depan, SMAN 12 Bandar Lampung berkomitmen memperkuat pendidikan karakter dan kepemimpinan siswa guna mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Data Kelulusan Siswa SMAN 12 Bandar Lampung Tahun Akademik 2026
University of Melbourne (Australia): 1 siswa
SNBP: 70 siswa
SNBT: 90 siswa
SPAN-PTKIN: 69 siswa Polinela Jalur Prestasi: 7 siswa
Poltekkes: 6 siswa
Politeknik Pariwisata NHI Bandung:1 siswa
Total keseluruhan: 244 siswa diterima di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi Lampung, kepemimpinan sekolah yang profesional, dedikasi para guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
