Medan, 22 April 2026 — Wali Kota Padangsidimpuan,Dr.H. Letnan Dalimunthe.S.K.M.,M.Kes menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang digelar di Hotel Santika Dyandra, Rabu (22/04).
Musrenbang RKPD Sumut 2027 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Peningkatan Produktivitas Investasi dan Industrialisasi Berbasis Potensi Daerah untuk Penguatan Daya Saing dan Pemulihan Pascabencana.” Forum ini menitikberatkan pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dalam arahannya menegaskan bahwa kualitas perencanaan merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
“Perencanaan yang matang, detail, dan berkualitas dapat menentukan hingga 60 persen keberhasilan program pembangunan,” ujar Tito.
Ia menekankan bahwa Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin semata, melainkan harus menjadi fondasi dalam merumuskan arah pembangunan yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Tito juga mengingatkan pentingnya sinergi antara aspirasi daerah (bottom-up) dengan kebijakan pemerintah pusat agar pembangunan berjalan selaras dan efektif.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam sambutannya memaparkan enam basis utama pembangunan daerah tahun 2027, yaitu akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing, serta pemulihan pascabencana.
Ia juga menyoroti percepatan pembangunan di wilayah Kepulauan Nias sebagai salah satu prioritas utama guna mengurangi kesenjangan antarwilayah. Pemerintah Provinsi Sumut, lanjut Bobby, telah menyiapkan tiga klaster pengembangan di kawasan tersebut, yakni produksi, logistik, dan pariwisata.
“Ini solusi yang harus kita lakukan, salah satunya melalui percepatan pembangunan di Kepulauan Nias,” ujarnya.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menggulirkan program pendidikan gratis untuk SMA, SMK, dan SLB di Kepulauan Nias serta wilayah terdampak bencana mulai tahun ajaran 2026. Di sektor kesehatan, pemerintah memberikan beasiswa bagi calon dokter spesialis dengan prioritas penempatan di wilayah tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menyampaikan dukungannya terhadap arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Utara yang berfokus pada pertumbuhan berkualitas dan pemerataan.
“Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat. Kami di Padangsidimpuan siap mendukung perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam mendorong peningkatan investasi, penguatan sektor industri berbasis potensi lokal, serta percepatan transformasi ekonomi daerah.
“Kami berharap hasil Musrenbang ini benar-benar menghasilkan program prioritas yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pascabencana,” tambahnya.
Musrenbang RKPD Sumut 2027 ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, anggota DPR RI dan DPRD dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, pimpinan instansi vertikal, akademisi, BUMN/BUMD, sektor swasta, organisasi masyarakat, serta insan pers.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi di Sumatera Utara.
(Ibnu Agusmar)
