Sekda Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE menghadiri acara Halal Bi Halal di Kantor MUI Padangsidimpuan , Selasa, (14/4/2026).
Halal Bihalal yang digelar DP MUI Kota Padangsidimpuan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan Rusydi Nasution, Kakan Kemenag Padangsidimpuan Dr.Erwin Kelana Nasution, Kakan Haji dan Umroh Padangsidimpuan Iswardin, MP.d, Dewan Pertimbangan MUI Padangsidimpuan, Prof.Dr.Muhammad Darwis Dasopang dan H.Martua Raja Harahap, Ketua FKUB Padangsidimpuan Dr.Zulfadly MP.d.
Juga hadir, Ketua PCNU Padangsidimpuan Misbahuddin Nasution, Ketua PD Muhammadiyah Padangsidimpuan Dr.Anhar, Ketua DPD BKPRMI Padangsidimpuan, Muhammad Asroi Saputra Hasibuan, Pimpinan Muslimat NU, Pimpinan Aisyiyah, pimpinan BSI dan Bank Sumut Syariah Padangsidimpuan serta pengurus MUI dan majelis taklim.
Sekda Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, mengatakan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat Padangsidimpuan yang religius, harmonis dan sejahtera.
“Kami menyadari bahwa peran MUI sangat strategis dalam membimbing umat, menjaga moralitas dan menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” kata Sekda Marzuki.
Sekdako Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Nasution menegaskan bahwa momentum halal bihalal merupakan tradisi yang sangat baik dan syarat makna. “Tidak hanya sebagai ajang silaturrahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kebersamaan,” tuturnya.
Untuk itu, Sekda mengajak umat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta bersama-sama membangun Kota Padangsidimpuan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Sekretaris Umum MUI Padangsidimpuan Dr. Zul Anwar Ajim Harahap, MA dalam sambutannya mengatakan halal bihalal merupakan pengejawantahan Ramadhan dalam membangun ukhuwah dan silaturahmi sesama umat.
Menurutnya, silaturrahmi yang terputus menjadi ruang bagi setan untuk menyesatkan manusia. “Kalau kita tidak bersilaturrahmi, maka senang setan dan kalau kita begini (bersilaturrahmi), maka setan dan yang kesetanan akan ketar-ketir,” jelas Zul Anwar.
Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan, Rusydi Nasution juga mengatakan halal bihalal merupakan momentum penting untuk memperkuat silaturrahmi setelah melewati pertarungan besar pada Ramadhan. “Jangan sampai setelah Ramadhan kita tidak lebih baik,” ucapnya.
Rusydi menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergitas antara ulama dan umaroh dalam membangun Padangsidimpuan sangat penting karena banyak hal yang harus melibatkan ulama, termasuk dalam konteks membina umat dan memberikan masukan kepada pemerintah.
Pada kesempatan itu, ustadz Zulfan Efendi Hasibuan juga menegaskan bahwa MUI bukan suatu lembaga yang dapat melakukan eksekusi terhadap perilaku sosial masyarakat yang menimpang. “MUI pemberi tausyiyah, mitra pemerintah. Tidak mungkin MUI melakukan patroli dan aparat yang berkompeten untuk itu,” tegas ustadz Zulfan.
Di penghujung acara Halal Bi Halal, Ketua MUI Padangsidimpuan Drs.H.Zulfan Efendi Hasibuan MA memberikan bingkisan kepada tiga orang Calhaj Padangsidimpuan dan dua diantaranya merupakan Dewan Pertimbangan dan Pengurus MUI Kota Padangsidimpuan.(ibnuagusmar)
