VIRAL NUSANTARA.COM
LAMPUNG SELATAN – Bursa Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan mulai menjadi perhatian masyarakat. Salah satu figur yang banyak diperbincangkan adalah Suparnoto, kader Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua DPAC PKB Kecamatan Tanjung Sari.
Suparnoto menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat Desa Kertosari dengan mengedepankan semangat pelayanan, kebersamaan, dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Kehadirannya disebut mendapat perhatian karena dinilai aktif berinteraksi dengan warga serta terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Mengusung semangat “Kertosari Berseri”, Suparnoto menawarkan visi mewujudkan Desa Kertosari yang maju, mandiri, sejahtera, dan berakhlak mulia. Dalam misi yang disampaikannya, ia menitikberatkan pada peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi berbasis UMKM dan potensi desa, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
Suparnoto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergi antara ulama dan umara sebagai fondasi menciptakan pemerintahan desa yang amanah, harmonis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Dengan niat ibadah dan pengabdian, saya siap bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan Kertosari yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Mari kita bergandengan tangan membangun desa dengan semangat persatuan dan gotong royong,” ujar Suparnoto.
Di tengah dinamika proses PAW Kepala Desa Kertosari, masyarakat diharapkan tetap menjaga suasana yang aman, damai, serta menghormati seluruh tahapan yang berlaku. Partisipasi aktif warga dan penyelenggaraan yang transparan menjadi kunci suksesnya proses demokrasi di tingkat desa.
Dengan mengusung slogan “Bersama Kita Bisa!”, Suparnoto mengajak masyarakat menjadikan momentum PAW sebagai langkah untuk memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan Desa Kertosari.(**).
