SOLO — Perjalanan panjang dari Bandar Lampung menuju kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Jalan GG Kutai Utara No. 1, Banjar Sari Solo, menjadi momentum penting bagi jajaran DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi DPD PSI Kota Bandar Lampung terhadap kerja keras seluruh jajaran pengurus dalam membangun struktur partai dari kepengurusan DPD, kepengurusan DPC hingga kepengurusan tingkat kelurahan DPRT.
Rombongan DPD PSI Kota Bandar Lampung ke Solo dipimpin langsung oleh Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung Randy Aditya GG, didampingi jajaran pengurus DPD, pengurus DPC, perwakilan pengurus DPRT, serta kader PSI Dr. H. Frans Agung Mula Putra, S.Sos., M.H. dan Dr. Sri Suyarti, S.E., M.M.
Rombongan berangkat menggunakan satu bus, satu Hiace dan satu kendaraan pribadi.
Kunjungan itu sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap capaian konsolidasi internal organisasi DPD PSI Kota Bandar Lampung yang telah membentuk struktur DPC sebesar 100 persen, sementara struktur DPRT telah mencapai 92 persen dan ditargetkan segera mencapai 100 persen.
Setibanya rombongan di kediaman Presiden ke-7, seluruh rombongan diterima langsung oleh Presiden ke 7, Joko Widodo.
Pertemuan diawali dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Pertemuan kemudian berlanjut dalam suasana yang lebih terbatas. Ketua DPD Randy Aditya GG, Sekretaris DPD Johan Alamsyah dan Bendahara DPD Randy Artan melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden ke 7 Joko Widodo.
Menurut keterangan DPD PSI Kota Bandar Lampung kepada awak media, salah satu inti pembicaraan dalam pertemuan tertutup kurang lebih tiga puluh menit tersebut, berkaitan dengan persiapan PSI menghadapi Pemilu 2029.
Dalam penyampaian kepada rombongan, Presiden ke 7, Joko Widodo memberikan arahan agar DPD PSI Kota Bandar Lampung tidak hanya membangun struktur organisasi, tetapi juga memastikan keberadaan partai benar-benar dirasakan masyarakat.
Salah satu pesan yang disampaikan adalah DPD PSI Kota Bandar Lampung harus berupaya bahu membahu meraih kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Selain persoalan target politik tersebut, Jokowi juga memberikan wejangan agar jajaran DPD PSI Kota Bandar Lampung terus melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, menjaga keharmonisan di tengah masyarakat, membantu warga yang membutuhkan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan persoalan yang mereka hadapi.
Pesan tersebut dinilai menjadi bagian penting dari konsolidasi DPD PSI Kota Bandar Lampung menuju agenda politik 2029.
Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung Randy Aditya GG mengatakan, perjalanan ke Solo bukan sekadar kunjungan silaturahmi.
Menurut Randy, keberangkatan ke Solo tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pengurus DPD, pengurus DPC dan DPRT yang selama ini bekerja keras bahu membahu membangun struktur DPD, DPC, DPRT PSI di Kota Bandar Lampung.
“ Kami datang ke kediaman Bapak Joko Widodo bukan sekadar untuk bertemu dan bersilaturahmi. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada seluruh pengurus DPC dan DPRT yang telah bekerja keras. Struktur DPC sudah 100 persen dan DPRT sudah 92 persen. Ini merupakan wujud kerja keras dan kekompakan bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota” ujar Randy.
Randy menegaskan, capaian struktur tersebut harus dilanjutkan dengan kerja nyata di tengah masyarakat.
“ Pesan yang kami terima dari pak Jokowi sangat jelas, struktur organisasi jangan hanya ada di atas kertas. Pengurus harus hadir, mendengar masyarakat, membantu masyarakat dan membuat kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat,” kata Randy.
Randy menambahkan, arahan Presiden ke 7, Bpk Joko Widodo mengenai target kursi DPR RI pada Pemilu 2029 menjadi tantangan bagi seluruh jajaran DPD PSI Kota Bandar Lampung untuk bekerja lebih terukur.
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung Johan Alamsyah mengatakan pertemuan dengan Presiden ke-7, Bapak Joko Widodo tersebut memberikan banyak catatan bagi jajaran DPD PSI Kota Bandar Lampung.
Menurut Johan, pesan yang paling penting bukan hanya mengenai target politik, tetapi bagaimana PSI membangun hubungan yang sehat dengan masyarakat.
“ Presiden ke 7, Bapak Joko Widodo memberikan wejangan agar DPD PSI Kota Bandar Lampung terus melakukan kegiatan positif, bermanfaat bagi masyarakat, menjaga keharmonisan dilingkungan masyarakat, membantu masyarakat dan menerima setiap keluhan masyarakat. Bagi kami, ini menjadi pegangan dalam menjalankan organisasi partai PSI,” ujar Johan.
Johan juga mengatakan, dalam kesempatan tersebut DPD PSI Kota Bandar Lampung juga menyampaikan sejumlah kondisi dan persoalan yang berkembang di Kota Bandar Lampung kepada Presiden ke 7, Joko Widodo.
“ Kami juga menyampaikan beberapa hal terkait kondisi Kota Bandar Lampung. Tentu tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam satu pertemuan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana partai hadir dan mampu menyerap aspirasi masyarakat,” kata Johan.
Pertemuan di Solo tersebut kemudian memiliki konteks yang semakin menarik, karena hari berikutnya, Jum’at (25/9/2026) siang, Presiden ke 7, Joko Widodo ke Jawa Barat untuk menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung di Hotel Grand Pasundan, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).
Dalam forum tersebut, Jokowi secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dan menyatakan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025.
Kehadiran Presiden ke 7 Jokowi di Jawa Barat dalam Rakorda Bandung juga menjadi momentum konsolidasi PSI di Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Presiden ke 7, Jokowi menyampaikan bahwa status keanggotaannya di PSI agar dapat diketahui oleh seluruh anggota dan jajaran pengurus partai, mulai dari DPP, DPW, DPD, DPCs hingga DPRT.
Peristiwa di Bandung tersebut memperlihatkan bahwa konsolidasi PSI menjelang Pemilu 2029 terus berlangsung hingga tingkat daerah.
Pada saat yang sama, DPP PSI menyatakan bahwa Presiden ke 7, Jokowi akan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026, bertepatan dengan agenda Rapimnas dan HUT PSI yang direncanakan berlangsung di Surabaya.
Rombongan DPD PSI Kota Bandar Lampung juga bersilahturahmi dengan Pengurus DPW Provinsi Jogjakarta, Pengurus DPD Kota Jogja dan Pengurus DPD Kabupaten Bantul, Pengurus DPD Timor Tengah Selatan, NTT, di Kota Jogja.(***)
